Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakattuh
Isra dan mi'raj nabi Muhammad SAW terjadi pada malam tanggal 27 Rajab tahun ke-10 tahun kenabian rasulullah SAW. Peristiwa isra' dan mi'raj sebenarnya berbeda, isra' adalah peristiwa diberangatkannya nabi Muhammad SAW dari masjidil haram ke masjidil aqsha. Sedangkan mi'raj adalah peristiwa yang terjadi setelah isra' yaitu peristiwa dimana dinaikannya nabi Muhammad SAW ke "Sidratul Muntaha(langit ketujuh)".
ISRA'
Peristiwa isra' nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini sebenarnya adalah peristiwa diberangkatkannya nabi Muhammad SAW dari Masjidil haram di Mekkah, ke masjidil aqsha di Palestina. Peristiwa ini sudah disiapkan Allah SWT dengan alasan karena Rasulullah pada saat itu sedang dilanda kesedihan yang mendalam setelah kematian Siti Khadijah istrinya, juga Abu Tholib pamannya, serta ke-6 anak-anaknya. Setibanya di Masjidil aqsha, dirinya sholat berjama'ah bersama para nabi dan rasul.
MI'RAJ
Peristiwa mi'raj adalah peristiwa dimana Nabi SAW dinaikan ke atas langit. Dirinya dituntun oleh malaikat Jibril, dirinya diberi tunggangan bernama Buraq (kilat) yaitu sejenis hewan surga lebih kecil dari kuda dan lebih besar dari keledai. Tampangnya bercahaya dan bersayap. Nabi Muhammad SAW mulai naik ke langit bersama jibril. Pada tingkatan langit yang pertama terdengar gemuruh suaru ribuan malaikat yang memberikan salam kepda nabi Muhammad SAW "Selamat datang wahai Ahmad, selamat datang kekasih Allah". Kemudian mereka (para malaikat) melanjutkan ibadah mereka, mereka berdzikir dalam keadaan berdiri.
Nabi menjelaskan, "diatas sayap Jibril aku bangkit menuju ke tingkatan langit kedua. Jibril mengetuk pintu langit, dan malaikat yang menjaganya berkata ''Siapakah anda? Siapakah yang bersama anda?" "Aku Jibril, dan yang bersamaku adalah Muhammad' ujar Jibril. "silahkan masuk wahai kekasih Allah" ujar penjaga langit. "begitu aku tiba di dalam, aku melihat para penghuni langit sedang bertasbih dalam posisi rukuk. Mengetahui kedatanganku, mereka semua berseru, 'selamat datang Ahmad, selamat datang Mahmud'. Mereka menerimaku dengan baik'' ujar nabi. Dirinya bertemu dengan nabi 'Isa AS dan Yahya AS, mereka berkata "selamat datang saudara kami nabi yang salih".
"Ketika kami naik ke langit ketiga, aku melihat demikian banyak malaikat, hanya Allah yang dapat menghitungnya. Mereka semua bersujud ke hadapan Allah dan bertasbih kepadanya. Ketika mereka mengetahui kedatanganku mereka memberi salam kepadaku. Aku berjumpa Nabi Yusuf AS dan Sulaiman AS mereka mengucakan salam kepadaku 'selamat datang wahai nabi yang salih!'".
Isra dan mi'raj nabi Muhammad SAW terjadi pada malam tanggal 27 Rajab tahun ke-10 tahun kenabian rasulullah SAW. Peristiwa isra' dan mi'raj sebenarnya berbeda, isra' adalah peristiwa diberangatkannya nabi Muhammad SAW dari masjidil haram ke masjidil aqsha. Sedangkan mi'raj adalah peristiwa yang terjadi setelah isra' yaitu peristiwa dimana dinaikannya nabi Muhammad SAW ke "Sidratul Muntaha(langit ketujuh)".
ISRA'
Peristiwa isra' nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini sebenarnya adalah peristiwa diberangkatkannya nabi Muhammad SAW dari Masjidil haram di Mekkah, ke masjidil aqsha di Palestina. Peristiwa ini sudah disiapkan Allah SWT dengan alasan karena Rasulullah pada saat itu sedang dilanda kesedihan yang mendalam setelah kematian Siti Khadijah istrinya, juga Abu Tholib pamannya, serta ke-6 anak-anaknya. Setibanya di Masjidil aqsha, dirinya sholat berjama'ah bersama para nabi dan rasul.
MI'RAJ
Peristiwa mi'raj adalah peristiwa dimana Nabi SAW dinaikan ke atas langit. Dirinya dituntun oleh malaikat Jibril, dirinya diberi tunggangan bernama Buraq (kilat) yaitu sejenis hewan surga lebih kecil dari kuda dan lebih besar dari keledai. Tampangnya bercahaya dan bersayap. Nabi Muhammad SAW mulai naik ke langit bersama jibril. Pada tingkatan langit yang pertama terdengar gemuruh suaru ribuan malaikat yang memberikan salam kepda nabi Muhammad SAW "Selamat datang wahai Ahmad, selamat datang kekasih Allah". Kemudian mereka (para malaikat) melanjutkan ibadah mereka, mereka berdzikir dalam keadaan berdiri.
Nabi menjelaskan, "diatas sayap Jibril aku bangkit menuju ke tingkatan langit kedua. Jibril mengetuk pintu langit, dan malaikat yang menjaganya berkata ''Siapakah anda? Siapakah yang bersama anda?" "Aku Jibril, dan yang bersamaku adalah Muhammad' ujar Jibril. "silahkan masuk wahai kekasih Allah" ujar penjaga langit. "begitu aku tiba di dalam, aku melihat para penghuni langit sedang bertasbih dalam posisi rukuk. Mengetahui kedatanganku, mereka semua berseru, 'selamat datang Ahmad, selamat datang Mahmud'. Mereka menerimaku dengan baik'' ujar nabi. Dirinya bertemu dengan nabi 'Isa AS dan Yahya AS, mereka berkata "selamat datang saudara kami nabi yang salih".
"Ketika kami naik ke langit ketiga, aku melihat demikian banyak malaikat, hanya Allah yang dapat menghitungnya. Mereka semua bersujud ke hadapan Allah dan bertasbih kepadanya. Ketika mereka mengetahui kedatanganku mereka memberi salam kepadaku. Aku berjumpa Nabi Yusuf AS dan Sulaiman AS mereka mengucakan salam kepadaku 'selamat datang wahai nabi yang salih!'".
Komentar
Posting Komentar